Bupati Barru Temui KKP, Dorong Dukungan APBN untuk Pengembangan Perikanan dan Kampung Nelayan

  • Bagikan
banner 468x60

Jakarta, Menit7. Com — Pemerintah Kabupaten Barru terus mendorong penguatan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat pesisir. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., melakukan pertemuan strategis dengan Penasehat Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dr. Y. Paonganan, S.Si., M.Si., di Gedung Mina Bahari Utama, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Jakarta, Senin (12/10/2026).

Example 300x600

Pertemuan tersebut membahas pengembangan potensi kelautan dan perikanan Kabupaten Barru sekaligus penyampaian sejumlah proposal program strategis yang diharapkan mendapat dukungan pendanaan melalui APBN tahun anggaran 2026 dan 2027.

Dalam pertemuan itu, Bupati Barru didampingi Kepala Dinas Perikanan H. Muhammad Ushuluddin, S.T., M.Si., dan Kabag Protokol Setda Barru H. Muhammad Taufiq, S.STP.

Bupati memaparkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Barru, profil sektor perikanan, serta berbagai potensi kelautan dan perikanan yang dinilai dapat terus dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan program strategis nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Barru.

Pembangunan KNMP di Kelurahan Tanete disebut telah rampung 100 persen. Sementara itu, pembangunan KNMP di Desa Kupa, Desa Siddo, Kelurahan Takkalasi, dan Kelurahan Sumpang Binangae masih dalam tahap pelaksanaan.

Untuk pengembangan program pada 2027, Pemkab Barru mengusulkan pembangunan KNMP di Desa Bojo, Pulau Puteangin, serta Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Polejiwa.

Penasehat Menteri KKP RI mendorong Pemkab Barru agar segera menyampaikan berbagai usulan program untuk tahun anggaran 2027 melalui skema pendanaan APBN.

Salah satu program yang disarankan adalah pengembangan budidaya tematik berbasis Mini Recirculating Aquaculture System (Mini RAS) untuk komoditas ikan nila atau lele di 55 desa dan kelurahan di Kabupaten Barru.

Program tersebut diarahkan untuk menyasar kelompok pengelola perikanan budidaya sehingga dapat meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Selain itu, usulan program juga dapat mencakup bantuan peralatan pengering ikan bagi kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan serta bantuan sarana dan prasarana bagi kelompok pengelola perikanan tangkap.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Barru juga menyampaikan kebutuhan rehabilitasi sarana dan prasarana di Pulau Pannikiang yang merupakan kawasan konservasi mangrove.

Menurutnya, dukungan dari KKP diperlukan untuk menunjang pengelolaan kawasan konservasi sekaligus memperkuat upaya pelestarian lingkungan pesisir secara berkelanjutan.

Penasehat Menteri KKP RI juga mendorong Pemkab Barru agar lebih aktif menggali informasi melalui koordinasi dan konsultasi dengan kementerian terkait berbagai program yang dapat diakses melalui APBN.

Langkah tersebut menjadi penting mengingat keterbatasan kemampuan pembiayaan pembangunan yang bersumber dari APBD Kabupaten Barru.

Bahas Dukungan DAK dan Penyuluh Perikanan
Usai bertemu Penasehat Menteri KKP RI, Bupati Barru melanjutkan audiensi dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) KKP RI, Dr. Ir. Andy Artha Donny Oktopura, S.T., M.E.

Pertemuan tersebut membahas aspek teknis sinkronisasi program pemerintah pusat dan daerah agar usulan pembangunan sektor kelautan dan perikanan Kabupaten Barru dapat selaras dengan prioritas program Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Pembahasan juga diarahkan pada peluang dukungan pendanaan melalui APBN, termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kelautan dan perikanan serta penguatan kelembagaan penyuluh perikanan di Kabupaten Barru.

Sekjen KKP menyambut positif usulan Pemerintah Kabupaten Barru dan menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti usulan tersebut melalui direktorat teknis terkait.

Melalui rangkaian pertemuan tersebut, Pemkab Barru berharap sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI semakin kuat. Dukungan program dan pendanaan pemerintah pusat diharapkan dapat mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan daerah, meningkatkan produktivitas sektor perikanan, memperkuat ekonomi masyarakat pesisir, serta meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan di Kabupaten Barru. (*)

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *