Hadapi Kemarau, Pemkab Barru Maksimalkan Sumber Air di Intake Marolli

  • Bagikan
banner 468x60

Barru, Menit7 Com — Pemerintah Kabupaten Barru terus mengambil langkah antisipatif menghadapi berkurangnya ketersediaan air baku akibat kondisi kemarau. Salah satu upaya yang dilakukan yakni memaksimalkan sumber air yang masih tersedia di Intake Marolli, Sungai Batubessi.

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengatakan, kondisi ketersediaan air baku saat ini membutuhkan langkah cepat dan terukur agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi, sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan publik.

Example 300x600

“Kondisi air baku di Barru saat ini membutuhkan langkah cepat untuk mengantisipasi berkurangnya ketersediaan air akibat kemarau,” ujar Andi Ina.
Menurutnya, PDAM Tirta Waesai bersama Dinas PUTRPerkim terus melakukan berbagai upaya teknis untuk memaksimalkan sumber air yang masih tersedia di Intake Marolli.

Sebelumnya, telah dilakukan uji coba persiapan alat berat untuk membuka sejumlah kantong air di sekitar lokasi intake. Dari upaya tersebut, mulai ditemukan beberapa sumber air yang masih dapat dimanfaatkan.

“Alhamdulillah, setelah dilakukan pembukaan beberapa kantong air, mulai terlihat sumber air yang dapat dimanfaatkan. Kegiatan ini akan terus dilanjutkan untuk memaksimalkan ketersediaan air yang ada,” jelasnya.

Bupati menegaskan, upaya tersebut tidak hanya ditujukan untuk menjaga ketersediaan air bagi masyarakat, tetapi juga memastikan pelayanan publik tetap berjalan, khususnya fasilitas yang berkaitan langsung dengan kebutuhan mendesak masyarakat.

“Yang menjadi perhatian serius adalah bagaimana pelayanan publik tetap berjalan, terutama rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas pelayanan publik lainnya yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat yang sifatnya mendesak,” katanya.

Andi Ina juga menyampaikan apresiasi kepada PDAM Tirta Waesai, Dinas PUTRPerkim, serta seluruh pihak yang terus bergerak melakukan penanganan di lapangan.

Apresiasi juga diberikan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang turut melakukan pengawalan selama proses penanganan berlangsung.

“Kita terus berikhtiar dari sisi teknis semaksimal mungkin. Selebihnya, kita terus berdoa. Semoga Allah SWT segera menurunkan hujan yang berkah dan bermanfaat, agar sumber-sumber air kita kembali terisi dan pelayanan air kepada masyarakat dapat berjalan normal kembali,” pungkasnya. (*)

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *