Bupati Barru Minta Realisasi Proyek APBD 2024 Dipercepat

Daerah63 Dilihat

Barru, Menit7.com — Usai upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) tingkat kab Barru,Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M. Si, melakukan kunjungan silaturrahmi di Kantor Dinas PUTR Perkim dan Dinas Sosial Kab Barru, Rabu 17/4/2024.

Dihadapan Kepala Dinas dan pejabat administrator (Kepala Bidang) lingkup PUTR dan Perkim, Bupati Suardi Saleh meminta percepatan realisasi pelaksanaan proyek-proyek APBD 2024 agar dipercepat pelaksanaannya.

Selain itu, Bupati juga berharap terus menjalin koordinasi lintas OPD sehingga terjalin sinergitas dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.

“Tingkatkan kordinasi dengan OPD lain dan responsif serta gesit dalam menanggapi setiap keluhan masyarakat”, harap Bupati.

Pada kesempatan tersebut Bupati Barru dua periode secara khusus meminta kepada Kadis PUTR dan Perkim Barru, Drs. Baharuddin bersama jajarannya untuk memperhatikan setiap kegiatan dengan skala prioritas sehingga semua bisa terselesaikan sesuai jadwal.

Sementara, di Kantor Dinas Sosial Barru, Bupati diterima Kadis Sosial A. Syarifuddin M. S. Ip. M. Si bersama Sekdis dan para Kepala Bidang.

Bupati Barru yang didampingi Kepala BKPSDM Syamsir S. IP. M. Si, menyempatkan meninjau lahan kosong yang ada dibelakang gedung Kantor.

“Coba dimaksimalkan lahan ini menjadi kolam ikan sehingga dapat bernilai ganda. Selain dapat menghasilkan ikan, juga dapat
dijadikan tempat relaksasi jika ada penghuni rumah singgah”,sebut Bupati.

Terkait Bantuan beras CPP yang dilaporkan hilang di salah satu Desa di Kec Mallusetasi, Bupati Barru menugaskan kepada Kepala Dinas untuk menelusuri penyebab hilangnya dan menemukan pelakunya.

“Kordinasi dengan pihak Polres terkait kasus tersebut, dan segera temukan pelakunya sehingga masyarakat penerima manfaat tidak dirugikan”, tegas Bupati.

Dirinya juga mewanti-wanti agar penyaluran Bantuan Sosial betul-betul diberikan kepada yang berhak sesuai dengan kriteria penerima manfaat. Hal ini penting untuk menghindari polemik yang mengarah ke masalah politis. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *