banner 728x250

Kehadiran Amartha Mendorong Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Pendidikan Sosial

  • Bagikan
banner 468x60

Luwu Utara, Menit7 com – Kabupaten Luwu Utara dikenal sebagai salah satu sentra utama penghasil kakao di Sulawesi Selatan dengan luas perkebunan mencapai lebih dari 40 ribu hektar dan produksi sekitar 18,6 ribu ton (BPS Luwu Utara, 2024). Komoditas ini bahkan menyumbang hingga 22% terhadap PDRB. Meski potensinya besar, banyak petani dan pengusaha UMKM masih membutuhkan pemahaman keuangan untuk menjaga keberlanjutan usaha.

Untuk itu, Amartha.org, organisasi nirlaba yang didirikan oleh Amartha Financial Group untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di desa melalui program berbasis pendidikan, sosial, dan lingkungan, berkolaborasi dengan Rainforest Alliance untuk mengadakan pelatihan literasi keuangan bagi komunitas tani dan pengusaha mikro di Kabupaten Luwu Utara pada 22-23 Oktober 2025 lalu. Kegiatan ini merupakan bagian dari LANDRISE (Landscape-Driven Resilience and Income Strategies for Community Empowerment) yang merupakan inisiatif lokal dengan tujuan
menghasilkan dampak ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat berbasis lanskap berkelanjutan.

Example 300x600

Katrina Inandia, Head of Impact & Sustainability Officer Amartha, menyampaikan, “Di Amartha.org, literasi keuangan adalah bagian dari misi kami untuk mendorong kemandirian ekonomi perempuan di perdesaan. Melalui pilar Amartha Madani, kami hadir menyediakan akses keuangan, pendampingan, dan pelatihan yang mampu menumbuhkan kepercayaan diri para pengusaha UMKM. Amartha menggandeng Rainforest Alliance memberikan pelatihan dan literasi keuangan bagi UMKM perempuan di Luwu Utara dengan tujuan agar mereka dapat meningkatkan kapasitas usahanya, ” ujar Katrina.

Amartha.org. memiliki visi mewujudkan masa depan yang sejahtera dan berkelanjutan untuk masyarakat perdesaan di Indonesia dengan fokus area di sektor lingkungan, pendidikan, dan sosial. Pada pilar Amartha Madani atau sektor sosial, Amartha berkomitmen memberikan dampak bagi komunitas akar rumput melalui pembiayaan berkelanjutan, menjalankan praktik pinjaman yang beretika, menggerakkan pemberdayaan perempuan, dan meningkatkan kesejahteraan melalui pendidikan.

Pendekatan tersebut menjadi landasan Amartha dalam menjalankan berbagai inisiatif seperti pelatihan literasi keuangan di Luwu Utara untuk meningkatkan taraf kualitas hidup masyarakat tani dan pengusaha mikro perempuan di akar rumput.
Hasrun Hafid, Lead Thriving Landscapes Asia Pacific of Rainforest Alliance menyatakan,

“Kabupaten Luwu Utara dipilih sebagai lokasi implementasi program LANDRISE dengan harapan dapat mendorong penguatan ekonomi lokal melalui keterlibatan perempuan dan pemuda dalam meningkatkan produksi usaha tani, mengembangkan bisnis ramah lingkungan, dan memperkuat konservasi berbasis kolaborasi komunitas.” tuturnya.

Dalam kegiatan LANDRISE, 26 kelompok pengusaha UMKM perempuan yang terpilih dari 2.000 penerima manfaat di Luwu Utara mengikuti sesi pelatihan tentang pencatatan dan pengelolaan keuangan sederhana untuk kebutuhan pribadi, keluarga, dan usaha. Peserta
pelatihan terdiri atas pelaku usaha lokal yang menjadi bagian dari ekosistem agroindustri seperti pengrajin gula aren, pembibit tanaman, pengolah madu trigona, hingga produsen kue dari kulit kakao. “Kami juga mengajarkan materi tentang pentingnya cara agar peserta pelatihan terhindar dari risiko keuangan dan penipuan,” ujar Hasrun.

Pengalaman Amartha dalam melayani pengusaha UMKM di 50.000 desa selama 15 tahun ini mencatatkan temuan bahwa literasi keuangan dan digital memberikan dampak nyata
yang positif dalam membantu para UMKM menguatkan keberlanjutan ekonomi di komunitasnya.
“Pada Sustainability Report Amartha Tahun 2024, 78% mitra kini mampu memisahkan keuangan usaha dan rumah tangga, 71% mencatat peningkatan keuntungan, dan 77% mengalami kenaikan pendapatan total. Angka ini menunjukkan bahwa ketika pengusaha, khususnya perempuan, yang memahami dan menerapkan prinsip keuangan dengan baik, mereka mampu menjaga kestabilan ekonomi keluarga sekaligus komunitas di sekitarnya,” tutup Katrina. (*/ah)

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *