KONI Barru Percepat Persiapan Porprov XVIII, LPJ dan Dana Tahap II Jadi Perhatian

  • Bagikan
banner 468x60

Barru, Menit7 Com — Persiapan kontingen Kabupaten Barru menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan yang akan berlangsung di Wajo dan Bone semakin diperketat.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Barru meminta seluruh cabang olahraga (cabor) bergerak cepat memastikan kesiapan atlet, administrasi, perlengkapan hingga kebutuhan keberangkatan kontingen.

Example 300x600

Penegasan tersebut disampaikan Ketua KONI Kabupaten Barru, Herman Jaya, S.Pi., saat memimpin rapat koordinasi KONI Barru di Gedung KONI Kabupaten Barru Lantai I, Jumat malam (4/9/2026).

Rapat tersebut membahas sejumlah agenda krusial menjelang pelaksanaan Porprov XVIII. Herman menegaskan, waktu persiapan kontingen semakin terbatas sehingga seluruh cabor yang atletnya masuk dalam persiapan kontingen diminta tidak lagi bekerja lamban.

“TC sudah berjalan. Karena itu administrasi harus segera diselesaikan agar pencairan tahap II tidak terhambat,” tegas Herman.

Salah satu perhatian utama KONI Barru adalah penyelesaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dana tahap I. Cabor yang telah menerima dana tahap I diminta segera menuntaskan LPJ sebagai bagian dari persyaratan proses pencairan hibah tahap II.

Menurut Herman, dana tahap II sangat dibutuhkan untuk menjaga kesinambungan Training Center (TC), sekaligus membiayai berbagai kebutuhan kontingen menjelang keberangkatan atlet ke Wajo dan Bone.

“Dana ini sangat kita butuhkan untuk menjaga persiapan atlet dan memastikan pemberangkatan kontingen ke Wajo dan Bone berjalan dengan baik,” ujarnya.

Herman juga meminta dukungan dinas teknis terkait agar proses verifikasi hingga pencairan dana hibah tahap II dapat dilakukan secara cepat setelah seluruh persyaratan dipenuhi.

Ia menegaskan, KONI Barru siap menyelesaikan seluruh kewajiban administrasi yang menjadi tanggung jawab organisasi.

“KONI siap memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang menjadi kewajiban kami. Tetapi ketika seluruh persyaratan sudah terpenuhi, kami berharap proses verifikasi dan pencairan tahap II tidak lagi diperlambat,” kata Herman.

Ia mengingatkan, persoalan administrasi dan anggaran jangan sampai berdampak terhadap program latihan atlet yang saat ini tengah dipersiapkan menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

“Ini bukan kepentingan pribadi atau kepentingan satu organisasi. Ini menyangkut atlet-atlet Kabupaten Barru yang akan membawa nama daerah di Porprov. Karena itu kami berharap ada sense of urgency dari semua pihak yang terkait,” tegasnya.

Kostum Defile Mulai Diproduksi
Selain aspek anggaran dan administrasi, KONI Barru juga memastikan kebutuhan perlengkapan kontingen terus dikawal.
Untuk pengadaan kostum defile kontingen, Herman menyampaikan bahwa kontrak pengadaan telah ditandatangani pada 1 September 2026.

Selanjutnya, KONI akan mengawal proses produksi hingga penyerahan, termasuk memastikan jumlah, ukuran, kualitas, serta waktu penyelesaian sesuai dengan ketentuan dalam kontrak.

“Kita tidak ingin mendekati hari keberangkatan masih ada persoalan kostum. Semua harus dipastikan sejak sekarang,” ujarnya.

Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Porprov XVIII Sulawesi Selatan, KONI Barru berharap seluruh cabor dapat meningkatkan koordinasi dan menyelesaikan setiap kebutuhan tepat waktu. Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh atlet dapat fokus menjalani persiapan dan memberikan performa terbaik untuk membawa nama Kabupaten Barru di Wajo dan Bone. (*)

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *