Oknum Pejabat Pemprov Sulbar Dilapor ke Kejati, Pue  Amir Tunjuk Abraham Samad Jadi PH

Daerah, Uncategorized883 Dilihat


Menit7.Com – Merasa ada keganjilan dan berlbelit- belitnya proses pembayaran ganti rugi tanah miliknya oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.  Andi  Amir Dai (Pue Amir) melaporkan dua oknum pejabat Pemprov Sulawesi Barat ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat. Guna mengawal kasus tersebut ia telah menunjuk mantan ketua KPK RI, Dr Abraham Samad,SH sebagai Penasehat hukumnya (PH)

Kedua Pejabat tersebut adalah mantan Kepala Biro Pemerintahan yang pernah menangani proses pembayaran dari tahun 2014 hingga tahun 2018 lalu. Mereka dinilai bertanggungjawab pada proses pembayaran saat itu.

Menurut Pue Amir kedua pejabat Pemprov tersebut dilaporkan ke Kejati Sulbar karena melakukan pembayaran  kepada  pihak lain saat lahan tersebut masih dalam proses sengketa di pengadilan Negeri Mamuju dan Kasasi di Mahkamah Agung.

Lanjut Pue Amir, pada tanggal 30 Juni 2014 oknum HA melakukan pembayaran kepada pihak lain  kurang lebih  Rp 1.9 milyar, tertuang dalam kwitansi pembayaran kode rekening  5230101, sisanya sekitar Rp 500 juta diduga dibayarkan saat dijabat WA sebagai Kepala Biro Pemerintahan menggantikan HA. Ironisnya pembayaran ini tidak  disertai bukti kwintasi pembayaran yang sah.

Dalam Perjanjian  akta Notaris yang ditandatangani oleh H Abd Wahab Hasan Sulur selaku pihak pertama disebutkan  pada poin 3 bahwa pengeluaran pembayaran  yang telah dikeluarkan  oleh pihak pertama  kepada salah satu saudara kandungnya  dari pihak kedua ( Andi Amir Dai) sebesar Rp 2.476.565.000. ( Dua milyar empat ratus tujuh puluh enam juta lima ratus  enam puluh lima rupiah)


Akibat peristiwa itu, Pue Amir merasa heran dan mempertanyakan kepada saudaraku  yang mana mereka bayarkan, sementara saudara – saudara kami sudah meninggal semua, katanya.


” Kami tidak mau tahu kalau ada pembayaran kepada pihak lain, saya ini  pemenang dalam kasus  sengketa lahan  itu, kenapa mereka beraninya melakukan pembayaran saat lahan itu masih status  sengketa, dan telah menghubungi Abraham Samad menjadi penasehat hukumnya dan beliau menyatakan bersedia untuk mendampingi hingga masalah tuntas’ kata pue Amir.


Kepada Menit7. Com Pue  Amir akan membeberkan dan memberikan sejumlah dokumen keganjilan lain dalam proses pembayaran tanahnya beberapa tahun lalu, ada dugaan  kongkalikong, katanya. ( ucheng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *