Salim Mengga : Jangan Asal Ikut MTQ Hanya Habiskan Tenaga dan Anggaran Jadi Mubassir

Daerah1177 Dilihat


Menit7.Com — Akibat minimnya  prestasi yang diraih oleh peserta dari Sulawesi Barat, pada setiap event MTQ tingkat Nasional  mendapat kritikan dari tokoh beberapa masyarakat Sulbar.

Dukungan  dilakukannya evaluasi dan moratorium ke ikut sertaan Provinsi Sulawesi Barat  pada event Nasional Musabaqoh Tilawatil Qur, an (MTQ) terus  mengalir dari tokoh masyarakat Sulbar.

Adalah Mayjen (Purn) Salim S. Mengga salah seorang tokoh masyarakat Sulbar, juga mendukung  saran dan usulan oleh tokoh masyarakat Mamuju Ahmad Taufan,  untuk dilakukan evaluasi dan moratorium.

Menurut Salim Mengga, Untuk mencapai suatu prestasi butuh persiapan yang serius ,bila kita hanya berorientasi yang penting ikut maka kita hanya akan  menghabiskan tenaga  dan anggaran secara sia sia alias mubassir ,jadi apa yang disarankan oleh Pak TAUFAN patut diperhatinkan, katanya.

Terkait rekrutmen Dewan Hakim (juri) yang kisruh karena ada Dewan Hakim kualifikasi Nasional yang tidak dalam dewan Hakim pada MTQ tingkat Provinsi beberapa bulan lalu.

Salim Mengga Mengatakan, Kalau yang berwenang tidak lagi memperhatikan kualifikasi seseorang dalam melakukan rekruitmen terutama dewan juri bagainana bisa menentukan /memilih qori dan qoriah terbaik untuk ditampilkan ditingkat daerah atau nasional ? .Mengembangkan sebuah faham atau idiologi “ORANG KITA DAN BUKAN ORANG KITA ” adalah cara berfikr yang sempit dan sesat yang hanya akan menghasilkan kekecewaan atau kegagalan . Ingatkan mereka bahwa profesionalisme itu adalah ” Orang yang mengetahui betul apa yang harus dikerjakan dengan menggunakan ukuran ukuran yang jelas untuk mengetahui bahwa yang dikerjakan itu bisa berhasil atau tidak.

Sejak Delapan tahun terakhir ini kontingen Sulbar tidak pernah lagi memperoleh  nomor juara setiap  ikut  pada MTQ tingkat nasional.

Kontingen asal Sulbar terakhir dapat juara harapan 1 tingkat anak- anak pada MTQ di  Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2015  dan dapat juara 1 cabang Canet. Setelah itu peserta dari Sulbar selalu pulang dengan tangan hampa.


Menanggapi hal tersebut, beberapa tokoh masyarakat Sulbar mengusulkan agar anggaran untuk MTQ dialihkan untuk pembangunan Islamic Center sebagai tempat pembinaan calon Qori dan Qariah yang berpotensi,  termasuk pembinaan calon Imam Masjid dan Khatib. (Ucheng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *