banner 728x250

Evaluasi Realisasi PAD Triwulan III

  • Bagikan
banner 468x60

Barru, Menit7. Com –Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari. SH., M.Si., didampingi Wakili Bupati, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si, Baru, membuka dan memimpin secara langsung High Level Meeting Tingkat Tinggi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (HLM TP2DD) serta evaluasi realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) triwulan III tahun 2025 di Lantai 6 MPP Kantor Bupati Barru, Selasa (21/10/2025).

Dalam rapat yang dihadiri Pj Sekda Barru, para pimpinan OPD pengelola retribusi, Kabag Umum Setda Barru, Direktur RSUD La Patarai para Camat, para Kepala UPT Puskesmas, Para Lurah dan Kepala Desa serta para Kepala Pasar,  Bupati menyoroti capaian PAD yang belum memenuhi target. 

Example 300x600

 “Kita belum mencapai target pendapatan yang seharusnya. Masih ada 2 bulan kurang lebih, semoga ini bisa dimaksimalkan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa peningkatan PAD, khususnya dari sektor pajak dan retribusi daerah, menjadi krusial menyusul adanya pemotongan Dana Transfer Pusat sebesar Rp 133 miliar. 
“Ini yang harus kita pikirkan bersama. Kalau kita tidak dari sekarang menyadari untuk berinovasi, ini akan berat,” tegasnya.

Sebagai solusi, Bupati menginstruksikan seluruh OPD pengelola PAD untuk melakukan inovasi dan mempercepat digitalisasi pembayaran. Ia mengajak semua stakeholder untuk menggunakan teknologi digitalisasi dalam pembayaran, seperti QRIS, virtual account, EDC, dan mobile banking, untuk mempermudah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut mengapresiasi kerja sama Bank Sulselbar (BPD) Barru dalam mendukung sistem pembayaran elektronik tanpa tambahan biaya administrasi. Ia menegaskan bahwa mulai ke depan, seluruh pembayaran pajak dan retribusi  berapapun nilainya wajib dilakukan secara digital. Menurutnya Ini bagian dari transparansi dan modernisasi pengelolaan keuangan daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga melayangkan peringatan keras kepada seluruh jajarannya. “Jangan pernah berani-berani menarik pungutan liar (pungli) untuk masyarakat kita. Kalau saya dapatkan itu, saya kasih pindah jauh-jauh,” ucapnya dengan tegas.
Ia juga menyinggung hasil pertemuannya bersama KPK yang menegaskan pentingnya integritas dan transparansi dalam tata kelola keuangan daerah. 

“Sekarang KPK bisa memantau semua. Tidak ada yang bisa disembunyikan, bahkan kalau pakai nomor luar negeri pun bisa dilacak. Jadi jagalah diri kita masing-masing. Bekerjalah dengan bersih agar bisa pensiun dengan tenang dan bahagia,” pesannya. (*)

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *