Bupati Barru Dorong Komunitas Pusaka Tompo Jareng Perkuat Kerja Nyata Pelestarian Warisan Sejarah

  • Bagikan
banner 468x60

Barru, Menit7 Com — Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menyambut baik keberadaan Komunitas Pusaka Barru Tompo Jareng yang memiliki perhatian terhadap keberadaan pusaka dan warisan sejarah yang masih tersimpan di tengah masyarakat.

Namun, Bupati menegaskan agar keberadaan komunitas tersebut tidak berhenti pada pertemuan maupun kegiatan seremonial, melainkan segera diwujudkan dalam kerja nyata yang memberikan manfaat bagi pelestarian sejarah dan budaya daerah.

Example 300x600

Hal tersebut disampaikan Bupati Andi Ina saat menerima audiensi Komunitas Pusaka Barru Tompo Jareng di Rumah Jabatan Bupati Barru, Rabu (30/9/2026).
Dalam audiensi tersebut, Ketua Komunitas Pusaka Tompo Jareng, Sarbini Dg Emba atau yang akrab disapa Puang Thoke, menyampaikan laporan mengenai keberadaan komunitas sekaligus maksud dan tujuan pembentukannya.

Sarbini menjelaskan, komunitas tersebut memiliki perhatian khusus terhadap berbagai pusaka yang masih disimpan dan diwariskan secara turun-temurun di tengah masyarakat Barru, khususnya parewa bessi.

Komunitas Tompo Jareng juga berharap adanya arahan dari Pemerintah Kabupaten Barru mengenai langkah yang dapat dilakukan, termasuk peluang sinergi dengan perangkat daerah maupun instansi terkait dalam kegiatan pendataan, dokumentasi, penelitian dan pelestarian parewa bessi.

Dalam audiensi tersebut, Sarbini Daeng Ngemba didampingi Wakil Ketua Syaifullah, Sekretaris Amar, Wakil Sekretaris Mirwan, Bendahara Andi Srinono, serta sejumlah pengurus komunitas.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Andi Ina memberikan ruang dan dukungan terhadap inisiatif komunitas. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai gerakan masyarakat yang memiliki tujuan positif dan dapat memberikan manfaat bagi daerah.

Meski demikian, Bupati mengingatkan agar keberadaan organisasi tidak hanya sebatas nama dan kegiatan seremonial.
“Jangan dulu bicara ke depan. Sekarang saatnya kerja,” tegas Andi Ina.
Ia mendorong Komunitas Pusaka Tompo Jareng segera menjalankan program-program yang telah direncanakan dengan menghasilkan kegiatan serta capaian yang konkret.

“Organisasi yang ada, silakan jalankan programnya. Pemerintah daerah welcome. Apa yang bisa dikolaborasikan, kita kolaborasikan seiring dengan kegiatan pemerintahan,” ujarnya.

Bupati berharap komunitas dapat mengambil peran nyata dalam mendata, mendokumentasikan, mengkaji, dan melestarikan pusaka yang masih berada di tengah masyarakat. Upaya tersebut juga dinilai penting untuk menjaga cerita, nilai, dan pengetahuan lokal yang menyertai keberadaan pusaka tersebut.

Menurutnya, warisan pusaka bukan sekadar benda lama, tetapi merupakan bagian dari jejak sejarah dan identitas masyarakat yang perlu dijaga agar tidak hilang serta dapat dikenali oleh generasi berikutnya.

Karena itu, Bupati Andi Ina yang turut didampingi Kepala Dinas Parekraf Pemuda dan Olahraga M. Sukri serta Kabid Kebudayaan Disdikbud Muhajir, menekankan agar setiap langkah yang dilakukan komunitas memiliki hasil yang jelas, terukur, dan dapat dilihat.

Pemerintah Kabupaten Barru, lanjutnya, siap membuka ruang kolaborasi sepanjang program yang dijalankan komunitas memiliki arah yang jelas dan sejalan dengan upaya menjaga kekayaan sejarah, budaya, serta identitas daerah.
“Saya berharap tidak hanya seremonial, tetapi ada kerja-kerja positif yang terlihat,” tegasnya. (*)

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *