Makassar dan Maros Dikepung Banjir, Begini Kondisinya

Uncategorized194 Dilihat

Menit7.co.id – Makassar dan Maros Dikepung Banjir rumah-rumah penduduk. Pun sawah tergenang. Hampir seluruh di pelosok desa dan kota terkepung banjir.

Tidak hanya musibah banjir. Angin kencang juga menumbangkan pohon. Seperti yang terjadi di jalan Desa Labuaja, Poros Camba Maros – Bone. Akibatnya, untuk sementara akses jalan terputus. Untuk melancarkan kembali arus Lalulintas, petugas dari BPBD, TNI dan Polri serta dibantu oleh warga setempat harus turun tangan mengevakuasi pohon yang tumbang.

Dari pemantauan media ini, terparah di kawasan Sungai Maros. Air sungai meluap ke jalan hingga masuk ke rumah penduduk. Jalan Pallantikang, Jln. Sanrima, dan Pakere, serta kawasan Tempat Pelelangan Ikan. Sejauh ini belum ada petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang turun langsung ke lokasi banjir.

Tidak hanya Maros,. Kota Makassar pun kebanjiran. Hampir seluruh sudut kota banjir. Di Bunga Eja, Kandea, misalnya, baru tahun ini kebanjiran.

Juga di Jalan Gng. Latimojong dan di Jalan Sungai Pareman, banjir. Air setinggi lutut orang dewasa. Begitu pula hujan yang mengguyur kota Makassar sejak Minggu dan hari ini Senin (12/2/2023) belum ada tanda -tanda akan redah.

Akibatnya, terjadi banjir dimana-mana. Makassar dikepung banjir. Jalan utama Pettarani juga kebanjiran Air setinggi lutut orang dewasa membuat pengendara motor roda dua dan empat harus parkir di bawah jalan layang tol. Petugas menghimbau agar pengguna jalan harus ekstra hati-hati.

Walikota Makassar Ramdhan Danny Pomanto yang peduli dengan warga turun langsung ke beberapa titik banjir. Di Jalan Sulawesi, air setinggi pinggang orang dewasa, Danny mengimbau bahkan menginstruksikan seluruh Camat, Lurah dan Ketua RT/RW untuk memeriksa kinerja drainase yang tersumbat. Mengevakuasi warga yang terkepung banjir. ‘”Kepada warga agar selalu waspada dan menjaga anak-anaknya,” imbuhnya. (Iam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *