Jelang Kongres HPPMI Maros Komisariat UINAM Gelar Tudang Sipulung, Ini Tujuannya

Daerah, Pendidikan370 Dilihat

Maros, Menit7.co.id – Pengurus Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Maros Komisariat UIN Alauddin Makassar menggelar kegiatan Tudang Sipulung.

Kegiatan tersebut berlangsung  di Baruga Utama Bantimurung, kabupaten. Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (01/15/23).

Tudang Sipulung yang dipimpin langsung oleh Achmad Maulana selaku Ketua Umum (HPPMI) Maros Komisariat UINAM menyampaikan, bahwa peletakan makna Tudang Sipulung, tentu tidak terlepas dari perpektif sejarah tradisi masyarakat Bugis – Makassar.

“Kegiatan ini sebagai ajang merajut kembali tali silaturahmi (duduk bersama) untuk memetakan problematika menyangkut kepentingan kolektif dan mencari solusi paripurnanya.,” Ucapnya Ahmad Maulana.

Lebih lanjut Maulana, mengatakan ketika dihubungkan dengan tata kelola ke-pemerintahan, Tudang Sipulung bermakna sebagai ruang publik yang berdiri diatas prinsip demokratis, egaliter serta partisipatif.

“Saya tentunya menyimpan kerinduan hebat akan masa ke-emasan Komisariat UINAM, Namun hanyut lalu tenggelam pada romantisme tersebut, saya rasa bukan solusi yang tepat. Alangkah baiknya pemetaan skema satu garis instruksi guna menopang manuver ke-arah yang lebih konkret, pun ketika masa ke-emasan tersebut mesti diperjuangkan dengan darah maka niscaya pilihannya hanya satu, bertarung mati-matian.” ungkapnya.

Beberapa sub-pembahasan Tudang Sipulung, yakni Pembaharuan kontrak baru Sekretariat Komisariat UINAM (Samata, Kabupaten Gowa) dan Informasi terkini menjelang Pergelaran Kongres HPPMI Maros yang dijadwalkan pada awal Februari 2023.

“Pembaharuan kontrak baru Sekretariat Komisariat UINAM di Samata, Kab. Gowa akan segera terealisasikan sebagai program jangka pendek, mengingat aspirasi Komisariat UINAM dan beberapa Perguruan Tinggi lainnya untuk kemudian bisa menghadirkan Asrama Selatan, itu belum diakomodir secara sempurna oleh PP HPPMI Maros hingga detik-detik akhir masa ke-pengurusannya.” Terangnya.

Dan Itulah kenyataannya, mungkin pada saat ini kami hanya bisa mencoba untuk belajar berpura-pura menyembunyikan luka tersebut. Harapan tentunya kembali kita langitkan terkait Asrama Selatan, terkhusus kepada siapapun nahkoda baru PP HPPMI Maros yang akan terpilih nantinya”. jelasnya Maulana.

Kemudian terkait Informasi terkini menjelang perhelatan Kongres.

“Sebenarnya, saya pribadi masih belum begitu paham maksud sesungguhnya dari suatu keputusan yang ditetapkan bahwa akan dihelatnya forum Lokakarya lanjutan sebelum pergelaran Kongres, yang dimana salah satu pembahasan menarik di-Lokakarya yakni Format Pengkaderan namun hingga berita ini dirilis, Belum ada draft Format Pengkaderan (bahan mentah) yang disodorkan oleh Tim Perumus kepada Pengurus Komisariat UINAM untuk kemudian dikaji lebih lanjut sebelum hari pelaksanaan forum Lokakarya. Saya kira ketika Draft Format Pengkaderan (bahan mentah) belum juga dibagikan, maka dengan segala permohonan maaf, Pengurus HPPMI UINAM bersikap untuk menolak menghadiri forum Lokakarya tersebut”. ujar Maulana.

Dalam acara ini, juga Konsolidasi intens terjadi akan penentuan sikap dan kebijakan politik Komisariat UINAM, dan dengan penuh pertimbangan akan kualitas sumber daya manusia (sosok figur) Komisariat UINAM.
Para kader menyepakati dan mendeklarasikan secara resmi, Muhammad Ilham Umar sebagai Bakal Calon Ketua Umum Pimpinan Pusat (HPPMI) Maros.

Demisioner Ketua Umum HPPMI UINAM 2021-2022 Andi Ahmad Qusyairi sebagai Master Campaign.
Demisioner Ketua Umum HPPMI UINAM 2019-2020 Nasrullah, sertaRandi Al-Fitrah sebagai pasangan Mentor.

Sementara itu, Bakal Calon Ketua Umum PP HPPMI Maros, Ilham Umar menuturkan bahwa merupakan suatu kehormatan terhadap seluruh Kader HPPMI Maros Komisariat UINAM yang telah memberikan tongkat estafet kepercayaan kepada saya dalam percaturan politik organisasi.

“Saya tentunya mempunyai hal prinsipil, bahwa HPPMI sebagai organisasi daerah itu kemudian haruslah laju bersinergi dengan daerah itu sendiri guna menopang kemajuan dibidang sektoral apapun. Artinya, ketika HPPMI Maros mempunyai intensitas progres yang tinggi maka Kabupaten akan bangkit. Sebab perubahan kearah yang lebih baik dimulai dari mendidik dan melatih sumber daya manusianya, salah satunya lewat variabel kegiatan-kegiatan organisasional.” Ungkapnya.
Sekali lagi saya sampaikan terimakasih atas amanat dan dukungan seluruh Kader HPPMI UINAM”. Tambahnya.

Menutup Tudang Sipulung, Maulana Selaku ketua umum, menegaskan bahwa kepercayaan itu telah tersalurkan kepada sosok yang tepat, Ilham Umar dengan kompleksitas kecakapan integritas, independensi serta loyalitasnya terhadap lembaga HPPMI Maros bukanlah barang yang dapat ditawar lagi.

” Saya berharap matahari baru akan terbit dari arah Selatan, guna memekarkan seribu bunga, ” Harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *