Jelang Pemilma, HMJ KPI Gelar Debat Internal Kandidat Ketua Umum

Pendidikan, politik480 Dilihat

Gowa, Menit7.com – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar secara khusus debat kandidat calon ketua HMJ KPI Periode 2024. dengan tema ‘Pengelolaan SDM, Sistem Kaderisasi, dan Kultur Jurusan’. Kegiatan ini adalah wadah para kandidat untuk menyampaikan visi misinya yang berlangsung di Katte Coffe, Paccinongan, Minggu (24/12/2023).

Dalam debat kandidat ini dibagi menjadi empat sesi, Sesi pertama Pemaparan visi dan misi, sesi kedua tanya jawab sesama kandidat, sesi ketiga pemaparan gagasan sesuai sub tema, dan sesi keempat para Audiens memberikan pertanyaan kepada calon kandidat. Serta Kegiatan ini Dihadiri oleh Mahasiswa dan Alumni Jurusan KPI.

Ketua Umum HMJ KPI, Dwinof Dzulfitra, Mengungkapkan, Tujuan diadakannya debat internal ini, untuk menguji kesiapan dari calon ketua umum dan sekaligus menjadi ruang dialog antara kandidat dan mahasiswa KPI dan juga dewan senior di jurusan.

Selain itu, Ia juga menyampaikan bahwa, jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam merupakan satu-satunya jurusan yang bertarung di pemilihan mahasiswa.

” kita juga harus bangga, karena jurusan Komunikasi dan penyiaran Islam merupakan jurusan yang satu – satunya bertarung di pemilihan mahasiswa ( Pemilma) Fakultas dakwah dan komunikasi tahun ini, dan kita bersyukur dan mesti mengapresiasi teman- teman yang maju sebagai calon kandidat ketua umum HMJ, ” ungkapnya Dwinof.

Sementara itu, Muh. Risal mahasiswa KPI Angkatan 2021, berharap kepada calon yang terpilih mampu membawa Himpunan jauh lebih baik kedepan.

“Siapapun yang terpilih semoga mampu membawa HMJ lebih baik kedepan, dan semoga ketua HMJ kedepannya yang terpilih adalah orang yang benar benar mempunyai kapasitas leadership yang baik,” Jelasnya.

Pemilihan ketua himpunan mahasiswa jurusan komunikasi dan Penyiaran Islam di UIN Alauddin Makassar akan dilaksanakan dalam beberapa hari mendatang. Debat yang intens ini telah memberikan gambaran jelas kepada mahasiswa mengenai pilihan yang mereka miliki untuk membimbing dan mewakili mereka dalam tahun-tahun mendatang. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *