PIN Mandek di Kemendikbud RI Ratusan Mahasiswa Untad Belum Dapat Ijazah

Pendidikan1260 Dilihat

Menit7.Com – Ratusan Mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) yang telah menanti lama Penomoran Ijazah Nasional (PIN), yang dimana didominasi angkatan 2015. Dengan sistem PIN ini maka seluruh ijazah yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi baik negeri maupun swasta akan memiliki nomor seri yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Tidak sedikit jumlah mahasiswa Untad yang sudah dinyatakan selesai mengeluhkan permasalahan (PIN) yang tidak kunjung keluar, akibat dari permasalahan tersebut banyak diantara mereka merasa dirugikan karena tidak dapat melamar pekerjaan.

Salah satunya Andika, mahasiswa Fakultas Hukum Untad angkatan 2015 yang turut terkena imbas dari permasalahan PIN tersebut, ia mengaku dirinya kesulitan mendapatkan pekerjaan dikarenakan belum adanya Ijazah.

“Terkait dengan masalah pin ijazah di universitas tadulako saya sangat berharap agar segera di terbitkan karena kami sangat merasa dirugikan dengan adanya keterlambatan pin ijazah ini sebab kami tidak dapat melemar pekerjaan di karenakan di beberapa instansi dan juga perusahaan membutuhkan ijazah dalam melamar pekerjaan” Ujarnya

Menanggapi hal tesebut Pihak Universitas Tadulako dalam hal ini Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc. Sebagai Wakil Rektor I (Warek I) Bidang Akademik menanggapi persoalan ini, yang mana PIN Sementara diusahakan untuk segera keluar.

“Kami sementara mengusahakan Penomoran Ijazah Nasional ini segera keluar, namun ini dari Pangkalan Data Pendidikan Pusat (PDDikti) lagi yang proses, kita hanya menunggu hasil dari pusat”. Ujar Warek Akademik Untad. Saat ditemui ruangannya, pada Rabu (16/08/2023) Siang.

Warek I Untad Menjelaskan, sekitar 700 mahasiswa yang terdeteksi lewat masa studi, sehingga pihak Universitas mengajukan surat eksepsi yang berisi daftar nama-nama mahasiswa, serta bukti pendukung berupa surat keterangan yudisium, surat keterangan mahasiswa terdaftar, dan surat keterangan cuti bagi mahasiswa yang pernah cuti yang kemudian berkas tersebut akan diperiksa oleh PDDikti.

“kalau semua diproses oleh PDDikti nanti dikirmkan surat balasannya, Proses pengajuan eksepsi tergantung PDDikti lagi”. Ungkapnya

Andi Rusdin menambahkan, Proses ini banyak terkendala dari data-data mahasiswa yang kurang dan juga banyaknya mahasiswa yang lewat masa studi, namun Warek I akan tetap Mengupayakan untuk mengeluarkan Penomoran Ijazah Ini.

“Semua Proses Perkuliahan harus terdata dengan baik, tapi kalau ada yang terkendala dalam proses perkuliahan misal mahasiswa cuti tercatat dengan kita namun tidak sampai ke PDDikti, atau nilai mata kuliah satu bulan setelah ujian semester tapi kalau lambat terkirim ini yang jadi masalah juga, dan juga mahasiswa yang masa studinya lewat”. Tambahnya.

Pihak Universitas Tadulako tetap mengupayakan untuk segera keluarnya Penomoran Ijazah Nasional ini dan memperbaiki proses akademik agar tidak menjadi hambatan nantinya

“Semoga untuk Penomoran Ijazah Nasional segara keluar bulan ini, juga kita akan melakukan perbaikan proses akademik dan mengikuti standar akademik yang ada, agar secepatnya mahasiswa selesai tepat waktu dan untuk orang tua tetap mengingatkan anaknya cepat selesaikan studinya, juga mahasiswa jangan menunda studinya dan untuk pihak dosen agar membantu mengontrol mahasiswanya untuk cepat selesai”. tutupnya. (Adhi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *