Promosikan Potensi Wisata Kabupaten Poso, Komunitas Freedive APNEA Kibarkan Bendera Merah Putih Dibawah Laut

Daerah186 Dilihat

Poso, Menit7.com – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, dirayakan dengan suka cita oleh masyarakat Indonesia baik di dalam dan luar negeri. Beragam cara ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan selama 78 tahun tidak hanya dilakukan di darat, atraksi udara, maupun di dasar laut.

Sekelompok anak muda yang tergabung dalam Organisasi APNEA yang merupakan komunitas Freedive (Diving), bekerjasama dengan BPD Sulawesi Tengah Cabang Poso, menggelar kegiatan pengibaran bendera merah putih di wilayah perairan pesisir pantai kelurahan madale, Kecamatan Poso Kota Utara, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.

Pada tanggal 17 Agustus 2023, sebanyak sembilan orang personil anggota APNEA, melakukan penyelaman dengan membawa bendera merah putih pada kedalaman 30 meter dibawah laut.

Ketua APNEA Kabupaten Poso, Mujahidin DG Mapudji, saat dihubungi wartawan menit7.com melalui WhatsApp, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk spirit nasionalisme anak muda, dan juga kegiatan tersebut untuk menepis stigma negatif terhadap kabupaten Poso yang dinilai sebagai daerah yang tidak aman untuk dikunjungi wisatawan Nusantara dan mancanegara.

“kami ingin memperkenalkan potensi wisata yang ada di Poso, dan juga untuk menepis isu-isu negatif tentang daerah ini,” ujarnya.

Mujahidin DG Mapudji juga menambahkan bahwa kabupaten Poso daerah yang tepat jika ingin melakukan investasi, terutama investasi di bidang pariwisata yang begitu melimpah. Kabupaten Poso adalah tempat yang aman dan nyaman untuk dikunjungi oleh wisatawan.

Sementara itu, Kepala Cabang BPD Sulteng, Mario Valentino Kabo, mengatakan, Mendukung semua program positif yang dilakukan oleh anak-anak muda, dan berharap akan ada lagi komunitas serupa yang ada di Poso, sehingga bisa menarik wisatawan yang serta akan berdampak pada perbaikan ekonomi.

“ini diharapkan dapat menimbulkan atau danya destinasi baru, seperti destinasi wisata bawa laut. Tanpa mereka ini tidak ada yang memperhatikan bahwa di bawah laut itu bisa dijadikan objek wisata juga” Ujarnya saat di wawancarai oleh wartawan, Senin (21/08/2023).

Menurut Mario, dengan adanya kegiatan ini dapat membawa berita positif untuk tana Poso yang akan berdampak pada perbaikan ekonomi, sehingga akan mendatangkan investor, dan daya beli dapat terserap. (Adhi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *