Jelang Puncak Kebaktian Kenaikan Isa Almasih, Polres Bone Tingkatkan Patroli ke Gereja

Religi336 Dilihat

Watompone, Menit7.co.id – Guna kelancaran dan kenyamanan umat Kristiani dalam peringatan hari kenaikan Isa Almasih tahun ini, Polres Bone tingkatkan pengamanan di sejumlah gereja yang ada di Wilayah Kabupaten Bone.

Pengamanan di sejumlah tempat ibadah ummat Kristiani khusus di wilayah kota Watampone adalah meliputi Gereja Toraja Jalan Lapawawoi, Gereja Pantekosta/Eben Haezer Jalan Husein Jedawi, Gereja GPIB Immanuel, Gereja Kalam Kudus, Gereja Petra, Pantekosta yesus Hidup Selamanya Novena Hotel, Gareja Katholik Darah Mulia Kristus.

Sedangkan di luar kota adalah Gereja Mario Leppangeng Desa Patangkai Kecamatan Lappa Riaja, Gereja Toraja Pabrik Gula Camming, Gereja Yonif 726 Kompi Senapan B dan Gereja Toraja Jemaat Sanrego.

Pada pengamanan ibadah ini, Polres Bone terjunkan 88 personel terdiri dari pengamanan terbuka dan tertutup untuk menjamin kamtibmas yang kondusif di tengah perayaan peribadatan ummat Kristiani ini. Kamis, 26 Mei 2022.

Kapolres Bone AKBP Ardyansyah,SIK,M.Si. melalui Kasubsi PIDM Sihumas Ipda Rayendra Muchtar,S.H. mengatakan, personel yang melaksanakan pengamanan tempat ibadah sesuai SOP yang ada, dan dijamin steril.

“kami dari Kepolisian memastikan lingkungan gereja dalam keadaan steril, sehingga seluruh rangkaian kegiatan kebaktian dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Selain pengamanan khusus pada setiap tempat ibadah, juga dilaksanakan patroli mobile oleh Satsamapta yang dipimpin langsung oleh Kanit Patroli Aipda Muhammad Rasyid,” Ucapnya

Sementara Kanit Patroli yang ditemui Tim Humas Polri juga menyampaikan bahwa pengamanan tidak hanya pengamanan dalam rangka memperingati hari kenaikan Isa Al- Masih, tapi juga berkoordinasi dengan pengurus gereja guna mendeteksi setiap orang-orang yang tidak dikenal untuk menghindari adanya hal yang tidak diinginkan.

“besar harapan kami melalui pengamanan ini, sterilisasi gereja umat Kristiani dijamin aman dan ibadah kebaktian berjalan dengan khidmat tanpa adanya gangguan dari siapapun,” tegas Rasyid.

Lanjut pak Kanit “inti dari pengamanan ini adalah memberikan rasa aman bagi jamaah dalam beribadah”.

Laporan Junaid Unha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *