Perbaiki Pelayanan Ibadah Haji,  Ujian PPIH  Kemenag Sulbar Dilakukan Secara Transparan dan Bebas KKN

Religi208 Dilihat


Mamuju, Menit7.co.id – Upayah perbaikan sistem pelayanan penyelengaraan  ibadah haji terus dilakukan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan saat ini adalah memperbaiki sistem penerimaan Petugas Haji, yang nanti menjadi petugas pendampingan jemaah haji  sejak dari tanah air hingga pelaksanaan Ibadah haji di Arab Saudi.

Untuk mendapatkan  petugas haji yang berkualitas  disertai Sumber Daya Manusia yang mumpuni. Kantor Kementerian Agama Wilayah  Provinsi Sulawesi Barat, dalam   penerimaan  Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)  untuk tahun 2023 ini, dilakukan secara transparan dan akuntabel. Terbebas dari unsur Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN)

Saat Keran  pendaftaran dibuka  dari tanggal 6 hingga 20, mendapat sambutan baik dari jajaran Pegawai Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, pesertanya diluar dugaan. Sangat berbeda pada tahun-tahun sebelumnya.

Pendaftanya membeludak, jumlahnya  mencapai  hingga ratusan orang. Para peserta merasa optimis memiliki peluang  lulus menjadi petugas haji. Karena hasilnya sangat ditentukan   dari hasil tes kemampuan individu, mulai dari tes  Administrasi, CAT, dan tes Wawancara. Mereka  yang memiliki hasil   tes terbaiklah   dinyatakan lulus sebagai petugas Haji.

Dalam pelaksanaan seleksi, setiap calon petugas PPIH diwajibkan mengikuti  semua tahapan ujian seleksi  mulai dari tes administrasi, CAT, dan wawancara.
Semua tahapan tes dilakukan secara transparan, tidak ada intervensi, tidak menerima Katebelece, dan  tidak menerima titipan.

” Penerimaan calon Petugas PPIH  untuk tahun 2023 dilakukan secara  terbuka dan transparan, Pak Kakanwil sendiri  yang melakukan tes  didampingi oleh  Kepala Bidang Haji, dan pak Kakanwil sejak awal sudah memberikan warning kepada panitia penyelenggara agar tidak ada yang melakukan KKN, dan bila terbukti ada yang melakukan itu, maka bersiaplah menerima sanksinya, jelas Kabag Tata Usaha Kanwil Agama Sulbar. “, H. Suharli.


Ketua Panitia Penerimaan Calon PPIH Sulbar, H Hamdi, menjelaskan  tahun 2023 ini, jumlah pendaftar PPIH yang mengikuti  seleksi tahap pertama   CAT dan administrasi  di ikuti sebanyak 222 orang  dari 6 kabupaten.

Dari hasil seleksi tahap  pertama jumlah peserta yang dinyatakan lulus, ada 64 orang. Dan  mereka akan  mengikuti tes tahap kedua  dengan meteri wawancara dan CAT.


Dari 64 orang tersebut  nantinya hanya tersisa 12 orang  yang  akan lulus menjadi PPIH dengan rincian, 7 orang  sebagai PPIH petugas Kloter dan 5 orang petugas PPIH Arab Saudi. (Ucheng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *