Inovasi Digital Tiki Diera Industri 5.0 Bantu Dapur UMKM Tetap Eksis

Bisnis, Ekonomi, Teknologi283 Dilihat

Makassar, Menit7.co.id – Bisnis jasa logistik pengiriman barang di tanah air terus berkembang, hal itu sejalan dengan terus bertumbuhnya ekonomi disetiap daerah.

Beberapa tahun yang lalu pandemic covid-19 melanda seluruh dunia tak terkecuali indonesia yang mengharuskan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) di seluruh daerah yang mengakibatka   n banyaknya para pelaku UMKM yang harus gulung Tikar.

Meski ditengah pandemic covid-19 , bisnis dibidang jasa logistik pengiriman barang ini menjadi salah satu sektor yang tak terlalu terpengaruh efek tersebut. Karena, keberadaannya sangat dibutuhkan dalam menopang ekonomi masyarakat, utamanya mereka para pelaku UMKM.

PT Citra Van Titipan Kilat ( TIKI) adalah salah satu perusahaan yang fokus di bidang logistik jasa pengiriman barang domestik dan internasional hadir memberikan ruang dalam mengerakkan ekonomi masyarakat.

Pandemi Covid-19 berdampak pada perubahan tatanan kehidupan sosial serta menurunnya kinerja ekonomi bagi sebagian besar negara di dunia. Perekonomian Indonesia juga mengalami dampak signifikan, berbagai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

E-commerce Tiki Menjaga UMKM Tetap Eksis

Penetrasi internet dan perkembangan teknologi di era industri 5.0 menjadikan para konsumen membangun sebuah kebiasaan baru, dimana konsumen ingin lebih banyak melakukan transaksi dengan lebih mudah dan serba digital.

Hal tersebut menuntut perusahaan jasa pengiriman seperti TIKI untuk berinovasi di bidang teknologi.

Vice President Director PT. Citra Van Titipan Kilat (‘TIKI’), Ester Wiraseputra menjelaskan, untuk terus mengikuti perubahan zaman, TIKI selalu berpegang pada tiga area yaitu operational excellences (kualitas pelayanan terbaik dengan kapabilitas operasional yang mumpuni), customer intimacy (selalu mengutamakan kebutuhan dan kepentingan konsumen) dan product and service quality leadership (keunggulan produk dan kualitas layanan).

“Dan untuk menjawab perkembangan zaman, TIKI juga melakukan strategi TIKI Go Digital,” lanjutnya.

“ Strategi go Digital yang dilakukan TIKI adalah dengan menyediakan produk dan layanan yang berbasis teknologi, dengan tujuan memberikan kemudahan akses bagi konsumen dengan memperbanyak kanal sehingga mereka dapat melakukan pengiriman tanpa perlu terkendala waktu,” Terangnya.

Adapun produk dan layanan berbasis teknologi yang menjadi unggulan TIKI, Antara lain layanan JEMPOL (Jemput Online) yaitu layanan yang memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan di manapun dan kurir TIKI akan datang menjemput barang kiriman di lokasi yang ditetapkan pelanggan tanpa dikenakan biaya tambahan.

produk unggulan tiki JEMPOL (Jemput Online) sangat dirasakan manfaatnya oleh Gilang salah satu warga kelurahan leang-leang, kecamatan bantimurung, kabupaten maros.

“ saya sangat merasakan manfaat dari produk jempol tiki layanan yang berbasis digital ini, yang dimana kita tidak perlu lagi  harus ke gerai atau kekantor tiki jika ingin mengirimkan paket apalagi rumah saya cukup jauh dari kantor tiki.,’’ Ungkapnya kepada media ini.

Lanjut gilang, ia mengapresiasi salah satu produk unggulan tiki yakni jempol yang dimana banyak membantu para pelanggang dan konsumen diwaktu masa pandemic covid-19 yang kita ketahui dimana pemerintah melakukan sistem lockdown dan dengan adanya produk jempol lebih memudahkan para konsumen dalam melakukan pemesanan paket yang akan dikirim ketempat tujuan, tanpa harus kekantor tiki.

Kemudian Aplikasi TIKI yaitu aplikasi yang dapat dimanfaatkan konsumen untuk mengetahui besaran biaya kiriman, mengetahui kode pos, melakukan pemesanan dan melakukan pelacakan secara real time status barang kiriman dalam satu aplikasi.

Selanjutnya adalah TIKI Online Booking (TOB) yaitu pelayanan yang memungkinkan pelanggan melakukan pemesanaan melalui website. Lalu, SMS Notification dimana TIKI secara proaktif akan mengirimkan notifikasi secara otomatis terkait status kiriman kepada pengirim dan penerima.

Selain itu, perusahaan jasa kurir yang memiliki jaringan operasional di 66 kota besar di Indonesia itu juga memiliki smart control tower, yang bermanfaat untuk dapat menganalisa data operasional secara real time dan membantu manajemen melakukan pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran.

Menurut Ester, dengan menggunakan smart control tower, TIKI akan dengan mudah mengetahui jumlah paket terkirim, terlambat atau tidak terkirim tiap harinya dari seluruh cabang, “Dan produktivitas tiap individu kurir dalam mengirim paket dan pemetaan kinerja gerai,” katanya.

TIKI juga turut mengembangkan kapabilitas pelaku bisnis terutama UMKM dengan berbagi pengalaman terkait pengelolaan sistem distribusi. TIKI berkolaborasi dengan berbagai mitra seperti market place untuk memberikan pembekalan bagi UMKM terkait aspek-aspek penting dalam pengiriman dan membuka dialog untuk memahami kendala-kendala yang sering mereka alami dan bagaimana jasa pengiriman dapat membantu memberikan solusi.

Ester Wiraseputra menuturkan, melalui jaringan distribusi yang luas, 40% pelanggan yang dilayani merupakan pelanggan korporat dengan mayoritas adalah UMKM dan e-commerce. Tidak hanya menjadi mitra pengiriman, TIKI juga turut mengembangkan kapabilitas pelaku bisnis terutama UMKM dengan berbagi pengalaman terkait pengelolaan sistem distribusi.

Inovasi TIKI di Masa Pandemi

Selain melakukan TIKI Go Digital sebagai upaya mengikuti perkembangan zaman, TIKI juga berinovasi dalam kondisi terkini, misalnya saja dalam masa pandemi. Untuk tetap mempertahankan eksistensinya sebagai perusahaan jasa kurir terkemuka di Indonesia, sekali pun dalam masa pandemi, TIKI berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.

Ester menjelaskan, di antara inovasi yang dilakukan TIKI pada masa pandemi adalah TIKI PUTAR (Jemput Antar), TIKI SERLOK (TIKI Seller Online Booking) dan Layanan Drive Thru.Selain itu, pelanggan juga bisa menggunakan produk yang telah ada sebelumnya seperti JEMPOL (Layanan Jemput Online) dan TOB (TIKI Online Booking).

Untuk TIKI PUTAR, lanjut Ester layanan tersebut menawarkan pilihan pengiriman secara instan untuk wilayah pengantaran dalam kota yang sering disebut dengan istilah City Courier.

Sementara untuk TIKI SERLOK, adalah layanan yang ditujukan untuk memberikan berbagai kemudahan dan keuntungan lebih bagi para online seller dalam melakukan transaksi pengiriman menggunakan produk TIKI.

Dengan mendaftar menjadi anggota TIKI SERLOK, lanjut Ester, online seller akan mendapatkan diskon harga sebesar 18 persen, fleksibilitas pembayaran H+2 menggunakan virtual account, fasilitas pick up gratis, hingga bonus dan rewarding seller. Online seller juga akan memperoleh informasi dan mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai kegiatan edukasi dan promo marketing yang diselenggarakan TIKI.

“Bagi online seller yang memiliki website, TIKI SERLOK juga dapat diintegrasikan hal ini untuk merampingkan proses dan meningkatkan pengalaman pelanggan ketika bertransaksi di toko online,” Ungkapnya.

Sedangkan untuk Layanan Drive Thru, pelanggan dapat melakukan drop barang di gerai yang memiliki layanan drive thru tanpa harus turun dari kendaraa-n.

“Selain inovasi produk, kami juga memberikan berbagai promo diskon pengiriman untuk membantu para pelanggan kami di tengah kondisi pandemi,” jelasnya.

Saat ini TIKI memiliki 3.000 mitra keagenan yang tersebar di seluruh Indonesia yang membangun usahanya bersama dengan TIKI dan telah sukses mengembangkan bisnisnya di jasa kurir, dan telah mempekerjakan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Indonesia.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *