banner 728x250

Ketua Vendetta Diduga di Keroyok Relawan MBG, Andika Desak Polisi Tangkap Pelakunya

  • Bagikan
banner 468x60

Mamuju, Menit7.com – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap aktivitas kembali terjadi. Kali ini
Ketua gerakan vendetta Ikhwan Rozi (23) di Jalan Dahlia, Kelurahan Rimuku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menjadi korban kekerasan  pengeroyokan.

Peristiwa tersebut terjadi di Sekretariat Perjuangan Mahasiswa Vendetta di jalan Dahlia Kelurahan Rimuku  Kecamatan loohMamuju, kamis (28/5/2026) malam.

Example 300x600

Akibat peristiwa ini, korban mengalami sejumlah luka dibagian tubuhnya. Jempol kaki kiri mengalami luka robek, lengan kiri mengalami luka gores. Pipih kanan juga mengalami memar diduga akibat pukulan.

Pelaku Tidak hanya melakukan pengeroyokan, akan tetapi juga melakukan perusakan terhadap sekertartariat Vendatta. Motifnya belum diketahui secara pasti. Kasusnya  sementara dalam penanganan pihak Kepolisian Polresta Mamuju.

Peristiwa  ini telah dilaporkan ke SPKT Polresta Mamuju, dengan nomor laporan STTLP/B/178/V/2026/SPKT/RESTA MAMUJU/SULBAR.

Pembina Gerakan Vendetta sekaligus Ketua LSM Merdeka Manakarra Sulbar, Andika mengutuk keras aksi premanisme tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu oknum pelaku pengeroyokan bahkan diduga membawa senjata tajam (sajam) saat melancarkan aksinya.

Andika mendesak kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas pelaku pengeroyokan dan perusakan sekretariat sebelum menimbulkan korban lebih lanjut.

“Kami sangat mengecam tindakan ini, apalagi menurut keterangan ada dugaan salah satu oknum membawa sajam. Ini sudah tindakan kriminal murni yang sangat membahayakan nyawa. Kami meminta Polresta Mamuju segera memanggil dan menangkap para pelaku pengeroyokan serta perusakan di Sekretariat Perjuangan Mahasiswa Vendetta,” tegas Ketua LSM Merdeka Manakarra Sulbar dalam keterangan persnya, Jumat (29/5/2026).

Menurut Andika, pelaku diduga kuat oknum bagian dari relawan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur axuri. Perilaku ini dinilai telah mencederai program nasional tersebut dengan aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Andika mendesak Koordinator Wilayah (Korwil) segera mengevaluasi total dan memecat oknum relawan yang diduga terlibat tindak pidana.

Meminta Kepala Regional(Kreg) berkoordinasi dengan KPPG untuk merekomendasikan penutupan permanen dapur MBG di axuri.

Meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menindak tegas dan mencopot Kepala SPPG karena gagal membina relawan hingga melanggar hukum.
Mengungkap fakta bahwa dapur Axuri tersebut informasinya sudah dua kali terkena sanksi suspend (pembekuan sementara.

Kepala Regional (Kareg) SPPG- BGN Sulawesi Barat Firazh Ahmadilla M yang dikonfirmasi melalui WhatsAppnya tidak memberikan jawaban.
(Tim)

Berita ini akan dilakukan Verifikasi lebih Lanjut

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *